Saturday, October 31, 2009

Obedience

"dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yg telah dideritaNya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaanNya, Ia menjadi pokok keselamatan yg abadi bagi semua orang yg taat kepadaNya" Ibrani 5:8-9.


Ketika saya baca verse ini, verse ini menjadi begitu berarti dan sangat mengutkan saya.
Bagi saya secara pribadi verse ini mau memberitahukan kepada saya bahwa Yesus yg mulia, tak bercacat dan suci itu aja rela belajar taat sama Bapa didalam penderitaanNya. pernah mikir ga seh bahwa koq Kristus itu mau turun kedunia sebagai bentuk obedient-Nya kepada Bapa karena begitu besar kasih Bapa akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan anakNya yg tunggal kepada kita manusia berdosa ini. Harganya terlalu BESAR dan terlalu BERHARGA tapi Dia Allah Bapa kita rela memberikan itu yg terpenting anakNya bagi kita yg berdosa ini.

Apalagi kita yg sudah jatuh dalam dosa ini, kitalah yg seharusnya belajar lebih giat lagi untuk taat kepada Kristus karena sudah cukup keselamatan yg Ia berikan kepada kita 2000 tahun yg lalu yg ga mungkin bisa dibayar oleh siapa pun dan apapun itu bentuknya. Kita sering kali bersungut2 dan merenget2 akan hidup kita tetang penderitaan yg kita alami. kalo kita coba go through di bible seperti buku "Walk as He Walked" buku itu mengatakan bahwa Kristus itu ga pernah mengasihani diriNya Dia sendiri. Dia hanya menangis 3x dalam bible dan tiga tangisan ini adalah tangisan untuk orang lain dan minta kekuatan daripada Bapa untuk melakukan tugas panggilan yg Bapa telah percayakan kepada Kristus di dunia ini. Even Dia mulai, suci berkuasa dan sempurna, Dia juga adalah manusia yg membutuhkan kekuatan daripada Bapa untuk menggenapi cawan yg Tuhan telah berikan Kristus.

Puji Tuhan, ternyata ketika Dia bangkit, Dia masih mengirimkan Roh Kudus yg tinggal diam didalam hidup kita satu per satu sehingga boleh kita yg terpanggil dan dipilih oleh Allah boleh memiliki iman dan penghiburan daripada Tuhan sehingga kita bisa menjalani rancangan2 yg telah Tuhan berikan bagi kita dengan kuat dan penuh pengharapan yg datang hanya daripada Dia yg telah memberikan dan menyediakan setiap keperluan untuk berperang di "spiritual warfare" ini.

semoga article dan hasil renungan ini boleh menjadi kekuatan bagi saudara dan saya.
Immanuel.

No comments:

Post a Comment